Membuat Bot Inline Telegram


Bot telah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dari Telegram. Dan layaknya setiap hal, selalu ada dua sisi yang bertolak belakang. misalnya, bot selain bisa membantu menghidupkan sebuah grup juga bisa menjadi sosok yang menjengkelkan yang mengganggu segenap penghuni grup. Tidak aneh jika banyak pemilik grup yang kemudian melarang adanya bot di dalam grupnya.

Dan semuanya merasa damai, aman dan tentram.

Sampai 4 Januari 2016, ketika Telegram mengenalkan fitur bot inline.

Umumnya kita bisa berinteraksi dengan bot dengan menghubunginya melalui percakapan pribadi (private chat/message) atau jika berada dalam grup yang sama dengan bot, dengan fitur bot inline semua bisa menggunakan bot dalam grup walau bot tersebut tidak ada dalam grup tersebut.
Menggunakan bot inline semudah memanggil username bot dalam kolom pesan dan memasukkan perintah.
Keren? Bisa dibilang begitu. Kita bisa menggunakan bot di mana saja dan kapan saja.
Menjengkelkan? Pastinya, terutama jika Anda adalah seorang admin. Tidak ada cara untuk mencegah penggunaan bot inline di sebuah grup.

Baca selengkapnya

Double Driver: Cara Mudah Backup dan Restore Driver Windows


Meski tidak rutin atau sering, namun saya sering dijadikan rujukan teman-teman yang mengalami kendala pada sistem Windows-nya. Jika memang hanya masalah pengaturan sih biasanya Windows bisa kembali sehat sambil kami ngobrol, namun jika lebih dari itu saya lebih sering menyarankan inul alias instal ulang.
Believe me, instal ulang lebih sederhana dan bisa dipastikan keberhasilannya dibanding menjajal opsi ini-itu agar komputer kembali normal 😅

Nah, yang lumayan sering menjadi kendala jika mesti inul komputer orang itu adalah soal data dan driver Windows-nya.
Windows-nya misal kena virus, sebelum inul kan mesti memastikan jika data di drive lain tidak terinfeksi virus tersebut. Jika main inul saja, bisa-bisa sistem Windows anyar malah balik terpapar virus dari drive lain.
Ada juga komputer yang tidak lagi memiliki CD/DVD atau cadangan (backup) driver. Bisa karena komputernya sudah uzur dan CD/DVD entah terselip di mana, atau hal lainnya.

Artikel kali ini dikhususkan membahas bagaimana biasanya saya memasang ulang Windows ketika si empunya komputer tidak lagi memiliki CD/DVD driver-nya.
Bagi Anda yang mudah mengakses ke jaringan internet cepat dan relatif murah mungkin kasus ini tidaklah rumit. Windows teranyar bisa langsung mencari dan mengunduh driver dari internet, atau jika versi Windows-nya agak lawas bisa menggunakan piranti lunak pihak ketiga yang berkemampuan serupa.
Sayangnya, saya ini adalah apa yang warganet sebut sebagai fakir bandwidth, sebutan bagi mereka yang memiliki internet relatif lambat dan mahal. Mengunduh driver sebuah komputer bisa mencapai ratusan megabyte, a big no no...
Ada dua cara yang biasa saya lakukan untuk menyikapi persoalan ini.

Baca selengkapnya

HTTPie: Alternatif Cantik Untuk Wget dan cURL

  • Diposkan oleh
  •   0 comments

Jika Anda tidak mengenal Wget atau cURL, jangan khawatir. Dua piranti lunak ini memang bukan termasuk yang sering digunakan pengguna komputer awam. Saya sendiri lumayan jarang menggunakan Wget atau cURL. Pernah menggunakan keduanya ketika belajar mirrorring situs web atau mengunduh berkas ISO Linux.

Wget adalah piranti lunak yang digunakan untuk mengunduh berkas dari jaringan secara non interaktif. Ia biasa digunakan untuk mengunduh berkas, misalnya ISO Linux, atau untuk membuat mirror sebuah situs web, dan masih banyak lagi. Wget ini termasuk perkakas yang serba guna dan hampir dipastikan telah terpasang di mayoritas distro.
Sementara cURL ini ibarat Wget on steroid. Selain bisa melakukan apa yang bisa Wget lakukan, cURL juga memiliki lebih banyak fitur. Seingat saya, cURL tidak banyak disertakan di banyak distro dan harus kita pasang sendiri.

Beberapa waktu lalu ketika pertama bermain-main bot di Telegram, kembali saya menyentuh Wget dan cURL. Seperti diketahui, bot Telegram menggunakan protokol http (GET dan POST) dan memberikan tanggapan dalam bentuk JSON.
Nah, tanggapan JSON yang ditampilkan Wget (dan cURL?) ini lumayan tidak ramah mata manusia. Ia berupa deretan karakter tanpa celah, membuat mata yang tidak terlatih ini kerepotan membedakan tiap bagiannya. Atau mungkin saya saja yang kurang paham cara menggunakannya. Kala itu saya menggunakan bantuan piranti lunak lain yang bernama jq. jq adalah piranti lunak baris perintah (command line interface, CLI) untuk mengolah JSON.
Selain mengubah tampilan JSON menjadi lebih rapi dan terstruktur, jq juga memungkinkan kita mengakses nilai dari JSON. It's a usefull tool.

Nah, jika yang kita butuhkan hanya untuk melihat tanggapan JSON suatu situs, kita tidak memerlukan jq melainkan cukup dengan mengganti Wget atau cURL dengan HTTPie.

Baca selengkapnya

Menggambar Lingkaran Angka Menggunakan GIMP


Sebagai penulis, Anda tentunya pernah menulis tutorial yang memerlukan ilustrasi untuk teks langkah demi langkah dalam artikel. Kadang ilustrasi ini perlu kita sunting untuk membuatnya lebih jelas lagi, misal dengan memberi nomor urut pada bagian gambar agar selanjutnya bisa diterangkan dengan lebih terurut dan terperinci.

Sebagai pencinta gerakan open source, pastinya Anda menggunakan piranti lunak sumber terbuka untuk kegiatan sehari-hari. Dan untuk penyunting gambar raster, pastinya GIMP masuk pilihan utama Anda guna menyunting gambar untuk blog.
Dan kini Anda perlu membubuhkan angka pada beberapa bagian gambar ilustrasi blog, untuk kemudian dalam artikel blognya akan lebih dijelaskan panjang lebar.
Hmmm, namun sepertinya tidak seringkas atau semudah yang semula diduga. Mencari tutorial GIMP di internet pun seakan mencari jarum di tumpukkan jerami. Maklum pamor GIMP tidaklah segemerlap Photoshop, jadi masih jarang yang memakai dan terlebih membuat tutorialnya.
Adakah cara yang mudah dan ringkas untuk melakukannya?

Well, say no more, fam...

Baca selengkapnya

Install Windows Menggunakan WinNTSetup3


Instalasi atau pemasangan Microsoft Windows itu menyebalkan. Atau mungkin lebih tepatnya, memasang sistem operasi itu menyebalkan. Saya hanya pernah memasang GNU/Linux dan Windows, jadi hanya bisa membandingkan kedua sistem operasi tersebut. Dan dengan yakin saya tegaskan, memasang Windows berkali lipat menyebalkan dibanding memasang GNU/Linux.

Mengapa memasang Windows menyebalkan?
Pertama, mungkin ketika kita memasang ulang Windows karena Windowsnya terkena virus, malware, atau galat lainnya. Pastinya mood kita dalam menempuh rutinitas instalasi ini sangatlah buruk.
Kedua, installer Windows tidak seluwes installer distro-distro GNU/Linux. Misalnya installer GNU/Linux umumnya berupa livedvd yang telah dilengkapi perkakas-perkakas yang dibutuhkan untuk menyunting hard disk, bahkan kita bisa memasang Linux sambil berinternet.
Dan yang ketiga, setelah memasang Windows kita mesti berkutat dengan rutinitas memburu driver atau mengunduh aplikasi yang umum digunakan.

Bagusnya, sejak generasi Windows NT pemasangan Windows telah lumayan gegas. Dan jika kita menggunakan SSD, installasi Windows tentunya akan berlangsung lebih singkat.
Nah, dalam artikel kali ini saya akan mengupas WinNTSetup, sebuah piranti lunak yang biasa saya gunakan untuk memasang Windows dalam waktu yang lebih singkat dibanding memasang Windows dengan cara biasa.

Baca selengkapnya

Kembali ke atas